Jumat, 11 Desember 2009

silaturrahim



Ketika kuliah dulu , saya pernah menghadiri sebuah pengajian yang masih saya ingat sampai sekarang, hmmm dah hampir 15 tahun! Ceramah itu berisi tentang makna silaturahim, pembicaranya adalah Kiayi Toha Muntoha dari Krikilan Banyuwangi.

Beliau menjelaskan tentang faidah silaturahim sebagaimana yang tersebut dalam sebuah hadist yaitu mendatangkan rejeki dan memperpanjang umur . Tentang rejeki anda bisa melihatnya pada postingan saya yang lalu di sini. Sedangkan kali ini saya akan menuliskan pendapat beliau mengenai memperpanjang umur dalam hadist silaturahim.

Memperpanjang umur yang dimaksud adalah umur sejarah manusia. Orang yang suka silaturahim karena menjalankan sunnah Nabi s.a.w pastinya adalah orang yang secara kehidupan ruhaniahnya adalah bagus. Artinya dia termasuk orang yang mempunyai sifat salamatush shadr atau berhati lapang, tidak suka mendendam dan maudah memaafkan kesalahan orang lain. Tentu saja kalau orang seperti itu pastinya secara kehidupan sosial juga mesti bagus, dan tentu saja dia disukai orang lain dengan sifatnya itu. Nah jika orang yang baik secara ruhaniyah dan sosial seperti itu meninggal maka tentu saja banyak orang yang merasa kehilangan kalau dia meninggal, sehingga banyak orang yang merindukan kehadirannya meskipun mungkin jasadnya sudah hancur di dalam tanah. Maka inilah yang disebut umur sejarah.


Saudara sekalian saya senantiasa mengingat pesan Kiyai tersebut. Selain itu saya juga senantiasa mencari jalan agar saya senantiasa mencari cara bagaimana saya bisa bersilaturrahim dengan sebanyak mungkin orang. Dengan bersilaturrahim dengan banyak orang saya mencoba untuk mendidik diri saya menjadi orang yang mempunyai sifat salamatush shadr.

Dengan semakin pesatnya teknologi informasi seperti sekarang ini, membuat saya semakin mudah untuk melakukan silaturrahim dengan siapa saja, utamanya yang secara lokasi tempat tinggal berjauhan. Dari ponsel, SMS, email, instan messaging hingga situs social networking. Dengan bantuan teknologi tadi saya bisa bersilaturahim lagi dengan teman-teman yang sudah terpisah puluhan tahun.

Namun dari sekian banyak cara silaturahim modern yang paling saya suka adalah yang berbasis teks, mulai yang paling sederhana seperti SMS sampai yang berbentuk blog dan catatan di Facebook Bagi tulisan lebih langgeng daripada yang berbentuk suara, selain itu dengan meninggalkan jejak di dunia maya ternyata lebih memudahkan teman-teman lama saya untuk menjalin kontak dengan saya.
"Ternyata lebih enak mencari sampean lewat Google daripada lewat buku telepon" celetuk teman saya dari Jogja yang beberapa tahun nggak ketemu.

Wah…. Apa memang begitu?

Nah sejak saat itu saya senantiasa meniatkan diri menulis untuk bisa bersilaturahim…

Bagaimana dengan Anda?

1 komentar:

wahyu on 1 Februari 2010 18.11 mengatakan...

tulisannya manteb-manteb

Posting Komentar

Monggo silahkan komentar di sini :D

 

Related Resources

Site Info

Powered by FeedBurner

Followers

Writing Spirit! Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template