Jumat, 15 Januari 2010

Pak Haji

peta turirejo
Di kampung kami dia bisa disapa pak Haji. Sedangkan dalam kepengurusan takmir dia adalah sebagai penasihat. Dia adalah mantan pejabat di Pemkot Surabaya .

Maklum bekas pejabat, seringkali dia memberi instruksi kepada pengurus takmir lainnya, kadang harus begini, begitu. Saya sendiri yang diamanahi jadi sekretaris suka bete, begitu juga dengan pengurus lainnya.

Tetapi ada kalanya saya suka dengan dia kalau pas ngobrol-ngobrol santai selepas solat subuh, biasanya di hari ahad atau pas hari libur. Dia suka cerita tentang masa mudanya, dan bagaimana dia berurusan dengan orang-orang terkenal.


Eh dia memang termasuk aktivis HMI ketika kuliah dulu dan tokoh-tokoh seperti Akbar Tandjung adalah salah satu temannya kala dia kuliah.

Nah suatu saat, setelah membahas sebuah kegiatan di masjid, salah satu pengurus mengeluh atas sikap warga kampung yang tidak pernah mau mengerti bagaimana kerja para takmir. Mereka – warga kampung – bisanya cuma melihat kekurangan takmir dalam setiap kegiatan, jangankan membantu kerja, datang ke masjid aja jarang sekali. Eh kalo pas ada yang kurang pas…udah deh diomongin di setiap kesempatan, rapat RT, pertemuan warga dan seterusnya.

Menanggapi keluhan itu Pak Haji cuman bilang:
"Pak sebaik-baik yang sampean lakukan pasti ada yang mencela dan seburuk-buruk yang sampean lakukan juga ada yang memuji . Jadi sudah jangan hiraukan mereka, terus saja takmir lakukan rencana yang sudah ditetapkan."

"Aha!" begitu batin saya , pas sekali nasihat Pak Haji.

Hmm, sahabat sekalian, saya juga ingin meniru Pak Haji memberi nasihat pada anda sekalian, mudah-mudahan anda tidak bete ke saya, seperti saya sok bete pada pak haji.

Begini, kalau Imam tukang kompor menulis Pak Ersis – setiap hari menulis yang mengkompori anda untuk selalu menulis, dan menulis ,

Maka saya juga ingin sekali mengompori anda;
Teruslah menulis. Ya menulis apa saja, karena seburuk-buruk tulisan anda, yakinlah pasti ada yang menyukainya dan sebaik-baik tulisan Pak Ersis pasti masih ada yang mencela he..he..he..

Bagaimana?

*** Tolong jangan ditimpuk duren *** (soalnya sekarang ini lagi musim duren)

Ditimpuk buat yang beli duren aja, pasti saya terima hehehe

3 komentar:

cikalananda on 19 Juni 2011 10.10 mengatakan...

Kunjungan pertama.. link anda sudah terpasang di lapak saya.. tlng link saya di pasang jg ya.. Thanks be4..

cikalananda on 2 Juli 2011 08.24 mengatakan...

Tlng Linkback saya ya... Thanks be4.. krn saya baru dapat beli kontrakan baru nieh..

Cikal ananda on 3 Juli 2011 09.31 mengatakan...

MAMPIIIR... PERMISI... IJIN FOLLOW YA...

Poskan Komentar

Monggo silahkan komentar di sini :D

 

Related Resources

Site Info

Powered by FeedBurner

Followers

Writing Spirit! Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template